Pelajari tips memenangkan tender, analisis pasar pengadaan, dan update terbaru seputar ekosistem tender Indonesia.
E-Katalog V6 mencatat 50.685 transaksi senilai Rp5,52 triliun pada minggu ke-26 2026. DKI Jakarta dan Kemenkes pimpin pembeli, konstruksi e-katalog capai Rp1,90 triliun.
Sebanyak 9.762 paket Pengadaan Langsung senilai Rp2,44 triliun tercatat pada minggu ke-26 2026. Aceh pimpin volume, DKI Jakarta pimpin nilai dengan Rp266 miliar.
Pengadaan Langsung 25 Juni 2026: 1.672 paket Rp 359,52 miliar menutup pekan. Konstruksi konsisten pimpin dengan 778 paket Rp 164,30 miliar. Total 4 hari capai 7.362 paket Rp 1,85 triliun.
E-Katalog V6 25 Juni 2026 catat rekor absolut: 25.049 transaksi Rp 1,80 triliun. Kemenhan mengejutkan dengan 12.127 transaksi Rp 594,58 miliar. Mahkamah Agung kedua dengan Rp 207,82 miliar.
Tender 25 Juni 2026: 112 paket Rp 350,69 miliar. LPSE Barito Utara Kalimantan Tengah pimpin dengan 7 paket Rp 83,94 miliar (rata-rata Rp 11,99 miliar/paket). Kalimantan kuasai tiga posisi teratas.
SiRUP 25 Juni 2026: 6.858 paket Rp 2,93 triliun. Kementerian Pertahanan mendominasi dengan 207 paket Rp 655,30 miliar. Provinsi Jawa Tengah kedua Rp 408 miliar. Total 4 hari capai Rp 12,32 triliun.
Pengadaan Langsung 24 Juni 2026 catat rekor nilai: 1.856 paket Rp 605,80 miliar. Konstruksi Rp 317 miliar, Jasa Lainnya Rp 201 miliar. Pola meningkat Senin-Rabu mengindikasikan siklus pengadaan mingguan.
E-Katalog V6 24 Juni 2026 catat 11.311 transaksi Rp 1,01 triliun. Kementan dan DKI Jakarta bersaing ketat di posisi teratas. Tiga kabupaten masuk top 10, mencerminkan digitalisasi pengadaan yang merata.
Tender 24 Juni 2026: 282 paket Rp 1,15 triliun. Serdang Bedagai pimpin 32 paket Rp 109,77 miliar. Satu paket Konstruksi Terintegrasi senilai Rp 266,79 miliar jadi sorotan hari ini.