Pelajari tips memenangkan tender, analisis pasar pengadaan, dan update terbaru seputar ekosistem tender Indonesia.
Analisis komprehensif pasar pengadaan nasional periode 12–18 September 2026. Menghimpun 715 paket tender tayang senilai Rp 7,21 triliun, 550 penetapan pemenang senilai Rp 1,38 triliun dengan efisiensi HPS 93,39%, serta bedah dominasi BUMN Karya dan kontraktor lokal tersibuk.
TenderID merilis pembaruan besar pada modul E-Katalog 6.0 dengan menghadirkan empat submenu terintegrasi: Paket Transaksi, Paket w/ Detail, Cari Produk & Harga, serta Pangsa Pasar Kategori untuk market intelligence pengadaan pemerintah.
Laporan komprehensif pengadaan barang dan jasa pemerintah periode 5 hingga 11 September 2026 mencatat akumulasi nilai pengadaan sebesar Rp 57,91 triliun dari 82.017 paket di kanal SiRUP, Tender Umum, Pengadaan Langsung (PL), dan E-Katalog V6.
Laporan komprehensif pengadaan barang dan jasa pemerintah periode 29 Agustus hingga 4 September 2026 mencatat akumulasi nilai pengadaan sebesar Rp 23,34 triliun dari 63.344 paket yang tersebar di kanal SiRUP, Tender Umum, Pengadaan Langsung (PL), dan E-Katalog V6.
Analisis komprehensif lanskap pengadaan pemerintah sepanjang Agustus 2026. Mengupas tuntas daftar perusahaan peraih kontrak tender bernilai terbesar, raksasa transaksi e-katalog 6, profil korporasi terdepan, serta dinamika pengadaan langsung tanpa mengekspos data privat.
Kajian mendalam pengadaan langsung dan paket non-tender per 24 Agustus 2026 dengan total pagu Rp 892,22 miliar dari 2.017 paket. Analisis proyek irigasi BBWS dan peran kontraktor lokal.
Analisis realisasi transaksi digital E-Katalog V6 per 24 Agustus 2026 dengan total Rp 24,20 miliar dari 436 transaksi. Telaah profil CV Rajawali dan dominasi sektor komoditas barang.
Laporan komprehensif tender LPSE 24 Agustus 2026 dengan total pagu Rp 448,52 miliar. Analisis proyek mega hunian relokasi Tapanuli Selatan Rp 173,66 miliar dan peta lelang nasional.
Kajian komprehensif perencanaan pengadaan SiRUP per 24 Agustus 2026 dengan total pagu Rp 29,33 miliar. Analisis belanja alat kesehatan RS Mata Jatim dan pemetaan metode e-purchasing.