auto_stories Blog Terbaru

Tender Umum 25 Juni 2026: 112 Paket Rp 350,69 Miliar, Kalimantan Tengah Kuasai Lelang

M
Mimin TenderID
calendar_today 25 Jun 2026
schedule 4 menit baca
Tender Umum 25 Juni 2026: 112 Paket Rp 350,69 Miliar, Kalimantan Tengah Kuasai Lelang
Gambar hanya sebagai ilustrasi

Kamis 25 Juni: 112 Paket Tender dengan Nilai Terkuat Rp 350,69 Miliar

Tanggal 25 Juni 2026 mencatat aktivitas tender yang lebih terfokus secara volume namun tetap signifikan dari sisi nilai. Sebanyak 112 paket tender ditayangkan dengan total nilai pagu Rp 350,69 miliar. Meskipun jumlah paket adalah yang terendah dalam empat hari analisis, nilai rata-rata per paket mencapai Rp 3,13 miliar — mengindikasikan kecenderungan paket-paket yang lebih terseleksi dan berskala lebih besar pada hari ini.

Pola penurunan volume menjelang akhir pekan merupakan fenomena yang konsisten dalam data pengadaan pemerintah Indonesia. Satker-satker umumnya lebih banyak mengunggah paket di awal dan pertengahan pekan, sementara hari Kamis dan Jumat lebih sering digunakan untuk evaluasi, verifikasi, dan finalisasi dokumen pengadaan sebelum proses lelang resmi dimulai.

LPSE Kabupaten Barito Utara: Kalimantan Tengah Kuasai Peta Tender

Kejutan terbesar dalam data tender 25 Juni 2026 adalah dominasi LPSE Kabupaten Barito Utara dari Kalimantan Tengah. Dengan hanya 7 paket namun bernilai Rp 83,94 miliar, Barito Utara mencatat rata-rata per paket yang fantastis: Rp 11,99 miliar. Nilai ini mengindikasikan adanya proyek-proyek infrastruktur berskala besar yang tengah dilelang di kabupaten yang terletak di pedalaman Kalimantan Tengah ini, kemungkinan besar terkait dengan infrastruktur dasar, jalan, atau fasilitas pendukung sektor pertambangan dan perkebunan.

LPSE Kabupaten Kutai Barat dari Kalimantan Timur menempati posisi kedua dengan 7 paket senilai Rp 14,61 miliar, diikuti LPSE Kabupaten Nunukan dari Kalimantan Utara (5 paket, Rp 8,45 miliar). Dominasi Kalimantan dalam tiga posisi teratas menandai hari Kamis sebagai "Hari Kalimantan" dalam peta tender — sebuah pola yang menarik dan layak dianalisis lebih lanjut.

Konstruksi Tetap Dominan: 62 Paket Rp 327,50 Miliar

Meski volume tender lebih rendah dari hari-hari sebelumnya, kategori Pekerjaan Konstruksi tetap mendominasi dengan kuat: 62 paket senilai Rp 327,50 miliar atau 93,4% dari total nilai tender hari ini. Rata-rata per paket konstruksi mencapai Rp 5,28 miliar — tertinggi dalam empat hari analisis, mengindikasikan proyek-proyek konstruksi yang lebih besar pada hari ini.

Jasa Konsultansi Badan Usaha Konstruksi mencatat 36 paket senilai Rp 13,15 miliar, sementara Jasa Konsultansi Non Konstruksi menunjukkan kehadiran dengan 8 paket senilai Rp 2,89 miliar. Jasa Lainnya (3 paket, Rp 4,05 miliar) dan Pengadaan Barang (1 paket, Rp 2,13 miliar) melengkapi komposisi hari ini. Ketidakhadiran signifikan dari kategori non-konstruksi menggarisbawahi karakter hari Kamis sebagai hari "konstruksi murni" dalam pola lelang mingguan.

Pulau Morotai dan Raja Ampat: Pengadaan di Daerah Kepulauan Terdepan

Kehadiran LPSE Kabupaten Pulau Morotai (Maluku Utara, 3 paket Rp 27,23 miliar) dan LPSE Kabupaten Raja Ampat (Papua Barat, 3 paket Rp 10,50 miliar) dalam daftar top LPSE pada 25 Juni 2026 layak mendapat perhatian khusus. Kedua kabupaten ini adalah daerah kepulauan terdepan yang secara geografis memiliki tantangan logistik yang signifikan, namun justru menunjukkan aktivitas pengadaan yang cukup besar.

Rata-rata nilai per paket Morotai mencapai Rp 9,08 miliar — tertinggi ketiga setelah Barito Utara. Ini mencerminkan program pembangunan infrastruktur besar-besaran di kawasan perbatasan dan daerah kepulauan yang menjadi prioritas dalam agenda pemerataan pembangunan pemerintah. Bagi penyedia yang berpengalaman dalam konstruksi di daerah terpencil dan kepulauan, peluang-peluang ini menawarkan nilai kontrak yang kompetitif dengan potensi keuntungan yang baik bila biaya logistik dapat dikelola secara efisien.

Secara keseluruhan, empat hari data tender (22-25 Juni 2026) menunjukkan total 975 paket tender senilai Rp 3.287,36 miliar atau Rp 3,29 triliun. Konstruksi mendominasi sekitar 88% dari nilai total, menegaskan posisinya sebagai sektor pengadaan utama pemerintah Indonesia dalam periode ini.

Ingin menang tender dengan data?

Dapatkan monitoring SIRUP & Tender real-time hanya di TenderID.

Cek Paket Langganan rocket_launch
Bagikan: